Cara Mengendalikan Emosi Dalam Keluarga

Kebanyakan para orang tua yang biasanya terlalu sibuk dalam urusan eksternal saja seperti dalam masalah pekerjaan, ataupun pribadi tanpa memperhatikan lebih jelas keutuhan dan kelengkapan dari rumah tangganya pasti akan mengakibatkan permasalahn dan pertengkaran dalam keluarga. Perpecahan suatu keluarga dapat terjadi jika komunikasi tidak terjalin dengan baik yang didasarkan atas egoisme semata. Namun tidak dipungkiri lagi kalau setiap keluarga pasti pernah memiliki masalah baik suatu masalah yang mampu diatasi bahkan masalah terbesar sekali pun. Apabila kita sedang berada di posisi pertengkaran hal yang paling ditunjukkan disini adalah luapan emosi semata, emosi dalam suatu keluarga umumnya bisa terjadi setiap saat dan pada siapa saja termasuk kepala rumah tangga yaitu suami, istri, ataupun anak tergantung dari situasi dan kondisi seseorang.

Cara Mengendalikan Emosi Dalam Keluarga

Menunjukkan sikap emosi yang berlebihan bukan merupakan hal terpuji dan patut dibanggakan terlebih lagi apabila kita meluapkan emosi di depan anak. Karena sebagai orang tau yang baik seharusnya anda mampu menjadi contoh dan panutan yang baik dalam segala hal termasuk dapat mengendalikan emosi dalam keluarga. Anak yang selalu mendapat perlakuan kasar di dalam ruang lingkup keluarga akan merubah kepribadian anak menjadi lebih egois, kasar, dan pelawan. Emosi biasanya muncul karena kesalahan dalam pengolahan perasaan sehingga dapat mengarahkan pada hal yang negatif. Sehingga itupun yang menjadi alasan perceraian dalam rumah tangga dapat terjadi, padahal perceraian bukanlah hasil terbaik dalam menyelesaikan permasalahan. Maka itu tanamkanlah sikap keharmonisan dalam keluarga baik itu dari hal yang mudah sampai hal yang sulit sekalipun. Karena dengan begitu anda akan dapat mengendalikan emosi pada setiap permasalahan yang terjadi.

Cara-Mengendalikan-Emosi-Dalam-Keluarga

Berikut ini cara mengendalikan emosi dalam keluarga, seperti:
Komunikasi intensif

Cobalah untuk bersifat terbuka dari hal yang anda suka, prioritas, dan harapan atau keinginan diinginkan. Sehingga kesalapahaman yang sering terjadi biasanya bersumber karena kurangnya komunikasi.

Luangkan waktu untuk menyendiri

Mengendalikan emosi dapat anda lakukan dengan cara menyendiri dalam beberapa saat dan berpikir positif mengenai aspek-aspek positif dari suatu pernikahan.

Sholat

Cara ampuh yang dapat menenangkan hati dan emosi adalah sholat, segeralah berwudhu dan lakukan sholat. Dengan begitu Insya Allah pikiran dan hati akan menjadi tentram dan damai.

Meluangkan waktu bersama

Pergunakan waktu bersama dengan sebaik-baiknya guna membangun keharmonisan kembali dalam hidup berumah tangga. Karena tidak jarang karena faktor kesibukan keduanya itupun yang menjadi penyebab mengapa permasalahan sulit untuk dipecahkan.

Minum air putih

Apabila anda merasa emosi dan marah cobalah minum segelas air putih untuk mengembalikan suasana hati agar kembali normal. Karena air putih dipercaya dapat merubah suasana hati seseorang terutama bagi mereka yang sedang emosi.

Pengendalian emosi yang dapat anda lakukan dalam suatu keluarga juga sangat bermanfaat serta dapat membawa pengaruh positif bagi lingkungan dan sosial. Sehingga akan terbentuklah kepribadian yang lebih bijaksana dan penyabar.

Demikianlah artikel mengenai cara mengendalikan emosi dalam keluarga, semoga bermanfaat dan berguna bagi para pembaca.